Arti “FITNA” yang sebenarnya (Fitna bukan Fitnah)

Ya, ya, ya lagi-lagi film Fitna. Pertama kali dengar fitna, orang-orang Indonesia pasti langsung mengaitkan dengan kata yang terdengar akrab di telinga: fitnah. Ya wajar aja sih secara cuma beda satu huruf (huruf h), terus kata fitnah juga berasal dari Arab. Jelas lah orang Indonesia mengaitkan film fitna ini dengan fitnah. Sayangnya itu sampai saat ini arti fitna itu sebenarnya masih sulit dijelaskan.

Katanya pak ustadz Wiki (Maksudnya Wikipedia):

Fitna (فتنة) is an Arabic word, generally regarded as very difficult to translate but at the same time is considered to be an all-encompassing word referring to schism, secession, upheaval and anarchy at once. It is often used to refer to civil war, disagreement and division within Islam and specifically alludes to a time involving trials of faith, similar to the Tribulation in Christian eschatology. The term originally referred to the refining of metal to remove dross, but became common in apocalyptic writings and is often used to refer to the First Islamic civil war.

Variant Qur’anic translations demonstrate some of the confusion this term has engendered:

(8:39) “So fight them until there is no more disbelief (fitnah) and all submit to the religion of Allah alone”
(8:39) “And fight with them until there is no more persecution (fitnah) and religion should be only for Allah”

The meaning of the term is illustrated in the apocalyptic literature by people under extreme moral and psychological stress to compromise an element of their faith in return for worldly gain, and sometimes in return for their lives. They are made to choose, often not knowing exactly what is good and what is evil

According to Orientalist Gilles Kepel, “fitna is sometimes translated as sedition, that is to say the fact that the Muslim community is fragmented is because it has lost its sense of proportion and of reality – of maslaha (public interest); to its detriment this has delivered it to the demons of extremism. Jihad returning like a boomerang weakens the community from within. The fitna has been the ulemas’ obsessive fear for as long as Islam has existed.”

Artinya? duh maap berhubung kemampuan english rada-rada stupid, trus di atas udah dikatakan bahwa difficult to translate, jadinya gak berani mentranslate sembarangan ke Indonesia, ntar salah kaprah lagi.

tapi jangan ditelan mentah-mentah juga tuh kata-kata om Wiki. Yah namanya juga karangan manusia, trus katanya moderator wikipedia pro yahudi. Apalagi yang paling terakhir, orientalis yang ngomong. Padahal orientalis terkenal kebenciannya terhadap Islam.

Trus ada lagi hasil nanya ke abah Google:

In short, Fitna means crisis. it could mean controversy, conflict, curruption, war, malpractice, maltreatment, etc

Fitna generally means corruption.

Fitna actually has many meanings , but in this sentance it means : riot disturbance trouble unrest disorder tumult turmoil

Fitna means being in a state of difficulty(worest thing through out somebody’s life) fitna can leads to praying for God to make him/her died.can be trouble in life.Examples on this can be when the person whom you loved is died,when your company burnt,when you doesn’t get a job that you need in your life

Fitna simple mean bone of contention or a mater or things which create trouble between differnt people or groups

Wow jadinya banyak banget ternyata pengertian fitna. Jadi benarkah fitna = fitnah? Mmmm coba kita liat lagi pengertian fitnahnya orang Indonesia. Karena bukan ahli bahasa, saya ambil dari blognya Saifullah Kamalie:

Kata fitnah memang berasal dari bahasa Arab, tetapi maknanya dalam bahasa Indonesia sangat jauh berbeda dari makna asalnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fitnah adalah, “perkataan bohong atau tanpa dasar kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang…” (Edisi Kedua, hlm 277). Lalu kita sering mendengar ungkapan, “Eh, jangan memfitnah dong, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan!”. Kata fitnah dalam bahasa Arab merupakan faux amis kata fitnah dalam bahasa Indonesia. Mengutip pendapat Vinay dan Darbelnet, Malone (1988:26) mengatakan bahwa istilah faux amis pertama kali diperkenalkan oleh Vuibert pada tahun 1928. Seorang pakar penerjemahan menjelaskan bahwa faux amis adalah, “…words or expressions which have the same form in two or more languages but convey different meanings” (Baker, 1992:25). Menurutnya, faux amis seringkali terjadi antara bahasa yang mempunyai hubungan kultural dan historis, seperti bahasa Inggris, Prancis, dan Jerman. Tetapi sebetulnya bisa juga antara bahasa yang sama sekali tidak mempunyai hubungan, seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan Rusia. Ketika ungkapan satu kata dipinjam oleh sebuah bahasa, kita tidak dapat memprediksikan atau mengontrol perkembangannya atau penambahan maknanya yang mungkin terjadi. Inilah mungkin yang terjadi terhadap perkataan fitnah yang telah mengandung makna yang berbeda dari makna aslinya.

Ungkapan “fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan” terilhami oleh terjemahan surah al-Baqarah ayat 191 “Dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan”, dan surat al-Baqarah ayat 217 “Dan fitnah itu lebih besar (dosanya) daripada pembunuhan”. Dalam Al-Quran dan Terjemahannya, kata fitnah dalam kedua terjemahan tersebut masing-masing diberi catatan kaki. Kata fitnah dalam ayat 191, catatan kakinya berbunyi, “Fitnah (menimbulkan kekacauan), seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti atau mengganggu kebebasan mereka beragama”. Catatan kaki untuk kata fitnah dalam ayat 217 berbunyi, “Fitnah di sini artinya penganiayaan dan segala perbuatan yang dimaksudkan untuk menindas Islam dan Muslimin”. Sayangnya, kedua ayat ini sering dikutip oleh penceramah dan khatib Jumat ketika mereka membahas masalah fitnah dalam pengertian bahasa Indonesia. Padahal jelas bahwa pengertian fitnah dalam kedua ayat tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan pengertian fitnah seperti yang dijelaskan dalam KBBI.
Mmm kalo diperhatikan emang film Fitna ini merupakan fitna dalam Arab asli. Agak berbeda ya artinya dengan fitnah-nya versi Indonesia
Published in: on April 3, 2008 at 4:42 pm  Comments (5)  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: http://ramdani1428.wordpress.com/2008/04/03/arti-fitna-yang-sebenarnya-fitna-bukan-fitnah/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini.

5 KomentarTinggalkan komentar

  1. Misalnya anda dikabarkan oleh seseorang bahwa anda itu munafik, maka hasilnya adalah bahwa anda di mata orang lain (yang termakan oleh kabar itu) akan menganggapnya demikian. Yang terjadi di sini adalah ‘pembunuhan karakter’ anda. :P
    Seribu satu alasan bisa anda buat untuk menangkalnya. Namun ‘penghidupan kembali’ karakter anda belum tentu sepenuhnya berhasil. Jadi anda ‘tetap terbunuh’ karena kabar itu :mrgreen:
    Jadi menurut saya, yang namanya tetap lebih kejam ketimbang pembunuhan.
    Soal apakah FITNA = FITNAH atau tidak, yang pasti dengan film itu Wilders telah menyebarkan berita itulah Islam……. Apa ini tidak fitnah nan kejam :?:

    Re:
    Disini saya tegaskan bahwa saya bukan mengatakan bahwa Fitna bukan fitnah. Namun meluruskan bahwa mengidentikkan fitna dengan fitnah dalam bahasa Indonesia adalah keliru karena fitnah dalam Bahasa Indonesia (dan yang sering digunakan oelh kita) identik dengan menuduh orang lain (menurut KBBI). Kalau film Fitna ini jelas-jelas fitnah (dalam bahasa Arab) yang benar-benar menyebabkan akibat yang besar, kejam dan benar-benar lebih kejam dari pembunuhan. Jadi tolong diperhatikan benar-benar ya kalimatnya

    Masalah fitnah menuduh orang dengan pembunuhan karakter. Apakah memang lebih kejam dari pembunuhan?? Saya yang awam merasakan tidak. Mari kita yang awam ini serahkan pada ahli-ahli fiqh

  2. :) piss

  3. fitnah itu lebih kejam daripada April Mop, hi..hi..hi..

    Re:
    Maaf mas/mbak padma, sebaiknya jangan mempermainkan ayat Al Quran.

  4. [...] Fitna. Apa sih arti dari kata “fitna”? Apa sama ama “fitnah”? Coba cek disini. Bingung yah? Sekarang kalo menurut pengertian Wikipedia “schism, secession, upheaval and [...]

    Re: Link nya kok mati mbak??

  5. terima kasih pada saudara Dadan yang sudah memberikan petunjuk soal arti Fitna yang sebenarnya. karena sejauh ini saya juga masih tidak mengerti kenaa judulnya Fitna, apa ada hubungannya dengan Fitnah pada bahasa indonesia. dan sekarang saya sudah paham kenapa di beri judul Fitna, karena memang isinya tentang kekerasan itu sendiri. untuk masalah kebenaran isi dari film entah kenapa sampai saat ini masih belum ada yang berani maju untuk memberikan keterangan secara pasti dan sesuai dengan Quran bahwa Fitna itu hanya hoax saja.

    Re:
    Terima kasih kembali


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: