Impossible is….

Waktu sholat jumat tadi di depan gw ada orang pake kaos oblong dengan tulisan di belakangnya. Tulisannya bagus juga, malah lebih bagus dibandingkan khutbahnya hehehe (Maaf pak Khotib), jadinya kurang khusyuk dengerin khutbahnya. (biasanya juga ngantuk)

Tulisannya agak2 lupa, tapi garis besarnya begini:

Impossible is just a big word thrown around by a little man who think that it is easier to live in the world’ve been given than to explore his potential to change it. Impossible is not a fact, it is an opinion, Impossible is not a declaration, it is a dare, Impossible is an opportunity, it is temporary.

Impossible is nothing, nothing is impossible

Jadi inget cerita katak zaman dulu,

Dua ekor katak berlompatan dengan riangnya di sebuah halaman rerumputan sebuah peternakan sapi. Seorang ibu yang sedang membersihkan halaman kandang yang melihat kedua katak itu berusaha mengusir dengan sebuah gagang sapu dan membuat kedua katak itu lari ketakutan.

Cepat, kearah sana”, kata salah seekor katak itu “Saya melihat tempat persembunyian yang baik dan pasti sulit dijangkau oleh gagang sapu itu” kata si katak menunjuk arah kandang sapi perah yang ada didalam peternakan tsb.
Ayo, cepat” seru si katak pertama dan keduanya melompat-lompat melompat tinggi, lebih tinggi, semakin tinggi lompatannya dan sangat tinggi kearah pagar kandang menuju tempat dimana mereka akan bersembunyi.
Plung” pada lompatan terakhir, keduanya serentak mendarat di sebuah ember yang berisi susu segar dan segera mereka berenang ke tepi ember dan berusaha untuk naik keluar dari ember itu sambil sesekali melompat, tapi tidak berhasil. “Oh kawan, habislah kita kali ini, ember aluminium ini sungguh sangat licin, rasanya tidak mungkin memanjatnya, habislah kita kali ini, kita tak bisa kemana-mana lagi, kita akan mati tenggelam disini” kata katak kedua.

Teruslah berusaha, teruslah berenang, teruslah mendayung” kata katak pertama, “pasti ada cara untuk bisa keluar dari tempat ini, ayo kita pikirkan, jangan menyerah. Mereka berduapun mendayung dan berenang kesana kemari sambil sesekali melompat berusaha melewati bibir ember.

    Setelah sekian jam mereka mendayung katak kedua mulai mengeluh lagi: “Ugh, saya sungguh lelah sekali, saya benar-benar kehabisan tenaga, susu ini kental sekali dan dan terlalu licin untuk keluar dari tempat ini.”
Ayo, teruslah berusaha, jangan menyerah” kata katak pertama memberi semangat.
Percuma saja, kita tidak akan pernah keluar hidup-hidup dari tempat ini, kita pasti mati disini keluhnya makin lemah” dan gerakan katak kedua itu makin lama makin lambat dan akhirnya tidak bergerak lagi, mati.

Sementara itu katak pertama tidak putus asa, dengan sisa-sisa tenaganya masih berenang dan terus mengayunkan tangan dan kakinya sambil sesekali tetap membuat lompatan terus mencoba melewati ember yang mengurungnya.
Saat malam menjelang pagi udara terasa sangat dingin, lamat-lamat terdengar ayam berkokok dan tanpa disadari kaki-kaki katak kedua itu serasa mendapat pijakan. Katak itu sudah tidak mendayung lagi karena kakinya terasa berdiri diatas setumpuk mentega hasil karyanya semalaman.

Dan “Plop” katak itupun membuat lompatan terakhir untuk keluar dan bebas dari ember yang mengubur temannya.

Dongeng yang penuh makna kan?

Ketika kita berpikir kita ‘bisa’ atau ketika kita berpikir kita “mustahil”, sebenarnya keduanya benar !! Otak kita secara menakjubkan akan bekerja dan menerima kemungkinan atau kemustahilan itu. Ketika otak sudah menerima sinyal kemustahilan, maka berhentilah kita, sementara ketika otak menerima kemungkinan, maka bertindaklah kita.

Mungkin tidak semua kemungkinan menjadi berhasil, tapi setidaknya akan mendekati keberhasilan

The difference between the succes and failure just ACT! and there is no act when we think it is impossible

“Terbang” dan “mendarat di bulan” adalah dua dari sekian banyak hal yang dulu dianggap mustahil, tapi sekarang menjadi mungkin. Jadi? masihkah ada yang mustahil?

Published in: on Maret 28, 2008 at 9:05 am  Comments (1)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://ramdani1428.wordpress.com/2008/03/28/impossible-is/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. Pak Ramdani, salam kenal..
    Cerita katak yang sangat bagus!
    Mudah2an kita selalu menjadi katak yang pertama.. Positive thinking barangkali kuncinya. Saya jadi ingat kata-kata seorang filsuf Yunani terkenal, Plato. Pak Plato mengatakan: “Kuasai pikiran Anda, maka Anda dapat melakukan apa saja dengan pikiran itu.”
    Blog Anda saya tautkan dengan blog saya ya..

    Ya mas terima kasih & salam kenal juga, insya Allah saya akan memuat lagi cerita-cerita penuh hikmah yang mudah-mudahan bisa jadi motivasi kita dan bisa memberi pelajaran untuk adik2 dan anak2 kita kelak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: