Kisah Tugas Dari Ibu Guru

Ada sebuah kisah sederhana yang semoga menjadi hikmah untuk kita semua

Suatu hari Ibu Guru memberikan pengumuman di depan anak didiknya murid-murid SD Cikal Bahagia..

Bu Guru : Anak-anakku tercinta… hari ini Ibu ingin memberi tugas buat kalian yang sedikit unik tapi menarik… Nanti kalian sesampai di rumah… mintalah tolong kepada ibumu untuk menyiapkan kentang untuk tugas ini.. kumpulkan kentang-kentang itu dan tulisilah di atas kentang itu nama temen kamu yang hari ini kamu benci… setiap kentang satu nama yah… jadi kalau kamu punya 2 orang berarti kamu mengumpulkan dua kentang. juga yang punya 5 orang yang dibenci, maka tulislah di atas lima kentang nama-nama itu..

okeh…. dimengerti kan… lalu setelah itu, masukan kentang-kentang yang sudah kamu tulis nama-nama temen kamu yang sedang kamu benci itu.. dan kumpulkan di dalam kantong plastik…

truus.. ikat pake karet biar gak jatuh… terus bawalah kentang itu kemana pun kamu pergi… seminggu kemudian bawa lagi yah.. kentang-kentang itu ke kelas ini… dan ceritakan lah ke Ibu pengalaman membawa kentang itu…

Murid-murid SD : Baik bu Guru………!!!

Maka berlarianlah seluruh murid ceria itu dan pulang kerumah masing-masing dengan pikiran polosnya mereka terus meminta tolong ibunya untuk menyediakan apa yang menjadi tugas sang guru itu…

Bayangkan….

anak yang membenci satu orang hanya membawa satu kentang kemana-mana…

anak yang sama sekali tak punya kebencian lebih ringan lagi karena dia tak menulis apapun di kentangnya alias tak bawa kentang kemana-mana

tapi sebaliknya, nasib si toing yang saat itu sedang membenci 15 orang temennya karena baginya semua 15 orang itu menyebalkan, tidak mau berbagi, tidak mau memujinya kalau sedang pakai baju baru dll..dll…

dia siapkan 15 kentang dengan 15 nama masing-masing anak yang dia benci…

dia bawa 15 kentang itu dan dimasukkan ke dalam plastik…

3 hari kemudian kentang itu mulai membusuk, tapi karena toing sangat menghormati gurunya dan tidak ingin melanggar tugas, dia bawa 15 kentang yang mulai membusuk itu kemana pun dia pergi….

Hingga 7 hari kemudian…

saat tugas itu dikumpulkan lagi… siapakah yang paling menderita….???

siapakah yang paling sering mencium bau busuk kentang?

Semakin banyak kebencian dibangun semakin berbau pula apa yang dia bawa

Sama seperti kita apabila kita membenci seseorang… Tiap kata kita mencaci orang tersebut, tiap terfikir sesuatu yang terfikir adalah sifat-sifat negatif orang tersebut. Tiap langkah kita was-was supaya jangan bertemu dengan orang itu. Semua perbuatan orang tersebut selalu salah di mata kita.

Sungguh rasanya sempit dunia ini kalau membenci seseorang. Fikiran kita akan selalu negatif dan menjadi kanker di hati kita.

Mari kita kurangi kadar kebencian pada orang lain, dan jumlah orang yang kita benci. Cobalah untuk benci pada sifat/ perbuatan buruknya, bukan kepada orangnya. Karena setiap orang bisa berubah. Siapa tahu orang yang kita benci hari ini akan kita cintai esok hari, akan kita butuh pertolongannya lusa, atau tumpuan harapan kita di tiga hari ke depan.

Story regards to Kuswandini

The URI to TrackBack this entry is: https://ramdani1428.wordpress.com/2008/08/07/kisah-tugas-dari-ibu-guru/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: