U can do this to postpone Global Warming

Yup kedatangan global warming atau pemanasan global makin parah aja. Siang ini saja rasanya panaaaas banget. Berdiri di bawah sinar matahari pasti bikin pusing. Global warming mungkin akan sulit untuk dicegah (prevent) tapi masih bisa kita upayakan untuk kita tunda (postpone)

Caranya?

Smat Saving:

1. Memilih teknologi terbaru yang membutuhkan energi sedikit namun tetap nyaman. Atau, ganti lampu hemat listrik. Menggunakan energi dengan bijaksana akan mengurangi kebocoran energi yang tidak perlu.

2. Lebih sedikit gunakan kendaraan dalam perjalanan singkat atau dekat. Jalan kaki, kayuh sepeda, naik mobil beramai-ramai, dan kendaraan umum, selain akan menghemat pengeluaran transport Anda, tentu saja mengurangi karbondioksida. Sekaligus olah raga, kan?

3. Periksa ban kendaraan Blazer Anda. Menjaga kesehatanï ban Blazer Anda secara teratur mengurangi 10 kg karbondioksida di atmosfer.

4. Daur ulang sering-sering. Anda bisa menghemat 1200 kg karbondioksida per tahun HANYA dengan mendaur ulang setengah sampah kertas Anda sehari.

5. Butuh air hangat untuk mandi, air panas untuk minum kopi dan teh, atau mencuci pakaian? Gunakan secukupnya dan Anda mengurangi 420 kg karbondioksida per tahun. Banyak, kan?
6. Hindari membeli produk dengan bungkus berlapis-lapis. Tahukah Anda, setiap kali Anda mengurangi 10% sampah saja, Anda sudah mengurangi 600 kg karbondioksida.
7. Tanam pohon, tentu saja. Bayangkan, satu pohon saja bisa menghisap 1 ton karbondioksida sepanjang hidupnya.
8. Matikan alat elektronik! TV, DVD, VCD, MP3, stereo, komputer, games, ketika Anda tidak sedang menggunakannya. Anda menghemat beribu-ribu kg karbondioksida per tahun. Tak perlu dipindahkan ke posisi stand-by atau memasang timer karena listrik masih tetap mengalir. Jadi, padam sama sekali.

Thanks to WWF-indonesia

Iklan
Published in: on Mei 18, 2008 at 3:25 pm  Comments (2)  
Tags:

Pemisahan Tempat Sampah di Fak Psikologi UI

Hari Sabtu kemarin, waktu ke ATM BCA di Fak. Psikologi liat sesuatu yang menarik

pemisahan-tempat-sampah.jpg

Sebenarnya sudah agak lama dan berkali-kali lihat, tapi baru kemarin entah kenapa jadi pengen foto & bahas ini.

Entah ini merupakan bagian dari kebijakan pak rektor (unsur politis?) selain membangun bicycle way (dan trem?) dalam rangka Green Campus atau memang merupakan proyek yang digarap serius, yang jelas menyediakan tempat sampah terpisah untuk pemisahan sampah merupakan keputusan bijak yang secara gak langsung akan mengurangi dampak global warming.

Dari segi fisik wah bermodal juga sampai menyediakan tiga jenis tempat sampah. Dilengkapi dengan banner pula. Jadinya buat yang masih bingung antara sampah organik atau non organik gak pusing (kertas termasuk apa ayo?). Sayangnya gak sempet ngintip ke dalam buat lihat bener gak sih sampah yang dibuang ngikutin prosedur, secara motoin tempat sampah aja udah diliatin pak satpam (mungkin baru kali ini liat ada yang foto tempat sampah)

Tentunya pemisahan sampah ini bakalin memudahkan abang2 pengangkut sampah dalam memilah sampah karena tentu saja jenis sampah yang berbeda memerlukan pengolahan yang berbeda pula. Selain itu prioritas pengangkutan sampah dipermudah juga. Yang diprioritaskan tentunya sampah organik yang bakalan menebar bau busuk dan jadi sarang penyakit kalo gak diangkut dalam 2×24 jam

Tapi kira-kira para mahasiswanya sadar gak ya dalam membuang sampah? Yang sering kelihatan sih boro-boro misahin sampah, buang sampah aja kadang-kadang suka sembarangan. Padahal udah sekolah tinggi-tinggi, tapi yang namanya kesadaran emang susah banget & gak ada hubungannya ama sekolah ya.

Sayangnya selain di dekat ATM/Alfamart kok di tempat-tempat lain tempat sampahnya masih sama ya? single, jelek, dan tidak diberikan keterangan jenis sampahnya. Niat gak ya bikin progamnya?

Tambahan lagi di kampus gw sendiri, FKM yang notabene ngutamain kesehatan, baru kira-kira sebagian tempat sampah yang dipisahin, Itu pun yang ada di luar ruangan. Wah PR nih buat dekan baru yang bakalan menjabat

Published in: on Maret 9, 2008 at 7:44 pm  Comments (4)  
Tags:

You Can Do Anything to Prevent Global Warming!

U can do anything to prevent Global Warming!

Tidak menancapkan colokan listrik ketika alat elektronik itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya…. Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.
Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA(tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia . Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat2 yang tidak semestinya. Di beberapa Hyper Market terkenal sekarang sudah ditawarkan kantung kertas. Pakai!


Setiap harinya 10kg kertas koran yang siap di jual loakan… itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging… how many trees has been cutdown for you? Imagine how they make the world hotter?


Ketika kamu membeli 1 liter air mineral = pake 5 liter air total. What the..? Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air WOW. Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4…. selain nomor2 itu… they’re not safe,! karena sama aja kamu makan plastik!


Tisue yang uda di pakai itu ngga bisa di recycle… begitu juga karton2 yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman… They’re only a waste… yang mau ngga mau tanahlah yang harus merecycle. Perkiraan orang memakai tisue 6 biji sehari. 2.200 biji setaun. Berarti kira2 44 MIYAR biji seluruh Indonesia setaun… Kalau kita menghemat 1 lembar aja tiap hari… berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILYAR biji setaon… WOW lagi


8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap taun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia. Kalau selama setahun orang transaksi ngga pake kertas receipt, itu akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari garis equator sampe 15 kali… WOW. Be Green on ATM! Di sebagian besar ATM sekarang ada pilihan tidak pake receipt. Kalau memang tidak terlalu diperlukan (misalnya untuk bukti pembayaran, buat apa cetak receipt? Atau be smarter … Transfer lewat Internet banking atau mobile banking…. Lebih mudah dan murah (jika diperhitungkan dengan ongkos jalan).


Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah. Pisahkan Garbage atau sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dengan Litter atau sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca)


Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut 4 kelas :

  • Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan)
  • Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi)
  • Kertas (Pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai)
  • Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan… disendirikan untuk dijual
  • Logam (kaleng susu, kaleng makanan) dan kaca.

Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman…


Polar Bear/ Beruang kutub ngga bisa berenang… tapi karena global warming di Kutub Utara, mereka harus berenang 30km untuk mencari es tempat berteduh. Bayangkan gimana kita yg nanti yg meninggalkan anak-anak kita dengan kondisi bumi yg semakin tidak enak untuk dihuni…..
Banyak perjuangan seekor beruang kutub yang berakhir mati karena kelelahan mencari daratan.


Is that the world you will leave for you and your children? Save the world, save our lifes, save our children! Act Now!, even something little, even just yourself!

Sumber: Oprah.com

Thanks to Beraniegagal.com

Published in: on Maret 9, 2008 at 7:04 pm  Comments (1)  
Tags: